SEMUA DALAM GERAK DIAM GERAK DIAM MENCARI DAN MENJADI WOH
Hidup ini bukan mencari WAH. Tapi WOH. WAH (kulit), WOH (isi).
oleh Guntur Bisowarno S.Si. Apt
Apoteker Jamoe Nusantara
Apoteker Herbalis Nusantara
Apoteker Bambooe Nusantara
Apoteker Batike Nusantara
yg tinggal di Purwosari Pasuruan Jatim
085235807140
Apoteker Jamoe Nusantara
Apoteker Herbalis Nusantara
Apoteker Bambooe Nusantara
Apoteker Batike Nusantara
yg tinggal di Purwosari Pasuruan Jatim
085235807140
Kajian & Penalaran Serta Kecerdasan Multidimensional Rasa Rasha
Menggunakan Penemuan IPTEK Terapan
Berdasarkan Alat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi LIMAS BAMBOO : LIMBOO
Dan Kartu Kepemimpinan dan Manajerial Nusantara : Alat Ukur Kepemimpinan Hasta Borobudur IX
TUNTUNAN
Semua yang kita lihat, dengar, raba, rasa-perasa dapat menjadi tuntunan yang bersumber pada otak (sebagai nama wujud akal). Sedangkan apa yang kita jalankan melalui gerak seluruh organ tubuh adalah petunjuk/ arah (pitutur), bersumber pada hati/rasa/rahsa. Satukan tuntunan dan arah, disitulah sebuah keputusan, hingga terbukalah jalan untuk kita lalui._
PASRAH
Orang yang pasrah..., bukanlah NURUT (manut) dengan kahanan/ keberadaan. Tetapi justru karena MENGERTI KAHANAN.
KAMUNOYOSO : Kakuatan Doa dan Arah Doa, Arah Kata Muni Disusun Sesuai Kahanan Yang Ada
Suksma
(* Sumber Padhepokan Tri Buwana Langgeng)
TRITUNGGAL = TRIBAWANA LANGGENG = SUKMA TUNGGAL = KODIM AZALI ABADI
Meliputi:
(1) SUKMA SEJATI = sukmanya hidup yang berada pada manusia, yang menghidupi KODRATnya manusia.
(2) SUKMA KAWEKAS = sukma awal sekaligus akhir, disebut juga SUKMANYA GUSTI.
(3) ROH KUDUS = Roh Suci yang menjadi hidup sejatinya manusia.
7 TINGKATAN ENERGI SUKMA (* Sumber Padhepokan Tri Buwana Langgeng)
1) Pertemuan Jasad dengan Napas, disebut dengan nam Suksma Wahya, artinya suksma lahir.
2) Pertemuan Napas dengan Budi, disebut dengan nama Suksma Dyatmika, artinya suksma batin.
3) Pertemuan Budi dengan Napsu, disebut dengan nama Suksma Lana, artinya Suksma tetep/tetap/konstan.
4) Pertemuan Napsu dengan Nyawa, disebut dengan nama Suksma Mulya artinya Suksma Mulus.
5) Pertemuan Nyawa dengan Rahsa, disebut dengan nama Suksma Jati, artinya suksma nyata juga disebut Suksma Rasa, artinya Suksma Rahsa.
6) Pertemuan Rahsa dengan Cahaya, disebut dengan nama Suksma Wisesa, artinya Suksma Wenang.
7) Pertemuan Cahaya dengan Urip/Hidup/ Chayu, disebut dengan nama Suksma Kawekas, artinya Suksma Awal dan Akhir.
Ruh Jiwangga Yang Terluar ; Spirit Jiwangganya :
URUH
URUH
(* Sumber Padhepokan Tri Buwana Langgeng)
Uruh tergolong 1 dari 3, dinding pembatas warananya dzat.
Uruh sejenis
embun yang paling halus, dan merupakan awal dari kejadian keberadaan
hidup berkehidupan.
Terdapat tiga tingkat uruh:
1) Kijab Kisma/ intisari murni misteri daya hidup Tanah yang mengeluarkan jasad luar antara lain: Kulit, daging dan sejenisnya.
2) Kijab Rukmi/intisari murni misteri daya hidup Bulan yang mengeluarkan jasad/organ dalam tubuh antara lain: Otag, Jantung, Manik/mata dan sejenisnya
3) Kijab Retna/intisari murni misteri daya hidup Bintang yanag mengeluarkan organ tubuh yang lebih haluss antara lain: Mani/sperma, darah, sungsum dan sejenisnya.
1) Kijab Kisma/ intisari murni misteri daya hidup Tanah yang mengeluarkan jasad luar antara lain: Kulit, daging dan sejenisnya.
2) Kijab Rukmi/intisari murni misteri daya hidup Bulan yang mengeluarkan jasad/organ dalam tubuh antara lain: Otag, Jantung, Manik/mata dan sejenisnya
3) Kijab Retna/intisari murni misteri daya hidup Bintang yanag mengeluarkan organ tubuh yang lebih haluss antara lain: Mani/sperma, darah, sungsum dan sejenisnya.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar