Jumat, 14 November 2014

Habis Gelap Terbitlah Terang : Memainkan PERAN Aksara Badan Ragawidyanya Sendiri


oleh Guntur Bisowarno S.Si. Apt
Apoteker Jamoe Nusantara
Apoteker Herbalis Nusantara
Apoteker Bambooe Nusantara
Apoteker Batike Nusantara
yg tinggal di Purwosari Pasuruan Jatim
085235807140


Kajian & Penalaran Serta Kecerdasan Multidimensional Rasa Rasha 
Menggunakan Penemuan IPTEK Terapan
 Berdasarkan Alat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi LIMAS BAMBOO : LIMBOO


Dan Kartu Kepemimpinan dan Manajerial Nusantara : Alat Ukur Kepemimpinan Hasta Borobudur IX


" MISRA " Karya Ida Ayu Wayan Arya Satyani Lotus Ubud 10 November 2014 jam 19.00 WITA-selesai
MISRA, diambil dari bahasa Bali yg dalam keseharian berarti sedikit ; esensi ; juga mengandung makna rasa dari lubuk hati yg paling dalam. Pada tataran filosofi misra mengandung makna jantung ; cakra jantung dg jumlah aksara 12 ; yg dalam pencarian Granoka merupakan sumber konsep Ka - Tha (kata) sebagai muasal manusia. Terkait perayaan 100 th gong kebyar, kami terlahir di era kebyar, mengenal tarian dan tabuh pertama kami dari masa kebyar. Maka pada karya ini kami persembahkan kembali apa yg kami peroleh sesuai kemampuan dan bidang kami masing masing dengan segala kekurangan yg kami miliki. Ekplorasi kendang, terompong dan pola pola gerak kebyar adalah proses yg kami tampilkan saat ini. (Puput)

Berdialektika Dengan Sisi Gelap Terangnya JIWA 



Menemukan Aksara Raganya



Membaca Pemikiran Meditatif Sang Guru Ida Wayan Oka Granoka

DIAM---LISAN---TULISAN---DIAM

Dialektika GERAK  DIAM  GERAK   DIAM
 

Kemampuan berkomunikasi LISAN tidak mendapat tempat dalam kehidupan pendidikan kita. Berbahasa distruktur-linierkan dalam proses pendidikan kita yang berfokus pada a-ksara. Dasar-dasar KELISANAN yang bermula dari BAHASA IBU SAKTI (Mother Tongue) sangat berkait rapat dengan tumbuh kembang anak manusia melalui GUTTURAL-PALATAL-CEREBRAL.telah diabaikan dalam pengasuhan dan pendidikan. Kondisi ini harus direkonstruksi ulang. DIAM harus mendapat tempat dalam membangun perikehidupan, dalam berpolitik membangun negara.

Nyata adanya! DIAM menyimak, adalah pekerjaan tersukar yang dilakukan manusia saat ini.

Batukandik, menjelang Purnama.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar