oleh Guntur Bisowarno S.Si. Apt
Apoteker Jamoe Nusantara
Apoteker Herbalis Nusantara
Apoteker Bambooe Nusantara
Apoteker Batike Nusantara
yg tinggal di Purwosari Pasuruan Jatim
085235807140
Kajian & Penalaran Serta Kecerdasan Multidimensional Rasa Rasha
Menggunakan Penemuan IPTEK Terapan
Berdasarkan Alat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi LIMAS BAMBOO : LIMBOO
Dan Kartu Kepemimpinan dan Manajerial Nusantara : Alat Ukur Kepemimpinan Hasta Borobudur IX
" MISRA " Karya Ida Ayu Wayan Arya Satyani Lotus Ubud 10 November 2014 jam 19.00 WITA-selesai
MISRA, diambil
dari bahasa Bali yg dalam keseharian berarti sedikit ; esensi ; juga
mengandung makna rasa dari lubuk hati yg paling dalam. Pada tataran
filosofi misra mengandung makna jantung ; cakra jantung dg jumlah aksara
12 ; yg dalam pencarian Granoka merupakan sumber konsep Ka - Tha (kata)
sebagai muasal manusia.
Terkait perayaan 100 th gong kebyar, kami terlahir di era kebyar,
mengenal tarian dan tabuh pertama kami dari masa kebyar. Maka pada karya
ini kami persembahkan kembali apa yg kami peroleh sesuai kemampuan dan
bidang kami masing masing dengan segala kekurangan yg kami miliki.
Ekplorasi kendang, terompong dan pola pola gerak kebyar adalah proses yg
kami tampilkan saat ini. (Puput)
Berdialektika Dengan Sisi Gelap Terangnya JIWA
Menemukan Aksara Raganya
Membaca Pemikiran Meditatif Sang Guru Ida Wayan Oka Granoka
DIAM---LISAN---TULISAN---DIAM
Dialektika GERAK DIAM GERAK DIAM
Nyata adanya! DIAM menyimak, adalah pekerjaan tersukar yang dilakukan manusia saat ini.
Batukandik, menjelang Purnama.
DIAM---LISAN---TULISAN---DIAM
Dialektika GERAK DIAM GERAK DIAM
Kemampuan
berkomunikasi LISAN tidak mendapat tempat dalam kehidupan pendidikan
kita. Berbahasa distruktur-linierkan dalam proses pendidikan kita yang
berfokus pada a-ksara. Dasar-dasar KELISANAN yang bermula dari BAHASA
IBU SAKTI (Mother Tongue) sangat berkait rapat dengan tumbuh kembang
anak manusia melalui GUTTURAL-PALATAL-CEREBRAL.telah diabaikan dalam
pengasuhan dan pendidikan. Kondisi ini harus direkonstruksi ulang. DIAM
harus mendapat tempat dalam membangun perikehidupan, dalam berpolitik
membangun negara.
Nyata adanya! DIAM menyimak, adalah pekerjaan tersukar yang dilakukan manusia saat ini.
Batukandik, menjelang Purnama.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar